Workshop Bantuan Pendidikan Pencegahan TPPO

Anak-anak dan perempuan diketahui sebagai populasi yang paling banyak menjadi korban TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) atau trafficking. Masalah perdagangan orang ini biasanya identik dengan tindak kekerasan dan berkait erat dengan faktor pekerjaan, misalnya buruh migran, pekerja seks, perbudakan berkedok pernikahan dalam bentuk pengantin pesanan, pekerja anak, pembantu rumah tangga, penghilangan dan penjualan organ tubuh serta pengangkatan anak.

Yayasan Anak dan Perempuan bekerjasama dengan Direktur Jendral Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta Utara mengadakan workshop untuk membahas rencana kegiatan pencegahan TPPO di wilayah Jakarta Utara tahun 2017 melalui program pendidikan masyarakat.

Acara ini dilaksanakan di gedung Walikota Jakarta Utara, dibuka dengan pemaparan tentang dampak trafficking yang disampaikan oleh sekretaris KPAK Jakarta Utara yang didahului oleh presentasi program dan rencana kegiatan dari YAP.

Hadir dalam workshop ini adalah Dinas P3A dan KB DKI Jakarta subdit Perlindungan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan DKI Jakarta, Dinas P3A dan KB Jakarta Utara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta Utara, Kader dan seksi sosial Kelurahan Semper Barat dan Tugu Utara, dan Organisasi PUSPA Jakarta.

Hasil workshop menyepakati bahwa semua pihak pemangku kepentingan yang hadir dalam diskusi berkomitmen memberikan dukungan pada setiap tahap kegiatan pelaksanaan program.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *